Distribusi MBG Rubaru Disorot Sistem Dapur SPPG Bunbarat Dipertanyakan.

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, -Rubaru-Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh SPPG Karang Nangka Rubaru di bawah Yayasan Nurul Karomah pada 5 Februari menjadi perhatian sejumlah wali murid, pihak sekolah, hingga aktivis pemerhati lingkungan.jumat 6/2/26

Sorotan publik tidak semata tertuju pada persoalan keterlambatan distribusi, tetapi mulai mengarah pada pertanyaan yang lebih mendasar, yakni sejauh mana sistem pengolahan dapur dan manajemen distribusi telah berjalan sesuai dengan pedoman operasional nasional yang ditetapkan pemerintah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sekolah, makanan MBG dilaporkan tiba sekitar pukul 11.00 WIB, waktu di mana sebagian siswa telah menyelesaikan kegiatan belajar. Salah satu contoh disebut terjadi di SDN Banasare 1, di mana keterlambatan tersebut menyebabkan tidak semua siswa dapat menerima manfaat program secara optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Bang Aril, wali murid sekaligus aktivis pemerhati lingkungan, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi tersebut.
  • Menurutnya, keterlambatan distribusi perlu menjadi bahan evaluasi, terutama terkait kesiapan sistem dapur dan pengaturan distribusi.
  • “Kalau sekolah yang jaraknya relatif dekat saja mengalami keterlambatan, wajar bila publik bertanya bagaimana perencanaan dapurnya. Terlepas dari jenis menu yang disajikan, ketepatan waktu tetap menjadi bagian penting dari manfaat program,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa keluhan serupa muncul dari sejumlah lembaga pendidikan lain, sebagaimana tercermin dalam respons masyarakat di media sosial. Hal ini, menurutnya, mengindikasikan bahwa persoalan tersebut perlu ditelaah lebih lanjut secara menyeluruh, bukan sekadar dipandang sebagai kejadian terisolasi.

Pedoman Operasional Nasional sebagai Acuan Evaluasi
Dalam pelaksanaan program MBG secara nasional, Badan Gizi Nasional (BGN) telah menetapkan sejumlah pedoman operasional sebagai acuan umum distribusi.

Jika mengacu pada pedoman tersebut, distribusi makanan untuk PAUD dan SD kelas awal ditargetkan tiba sekitar pukul 07.45 WIB untuk dikonsumsi pukul 08.00 WIB, sementara jenjang berikutnya menyesuaikan jadwal belajar dengan target distribusi sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam ketentuan umum tersebut, kepala SPPG memegang peran sentral dalam mengoordinasikan seluruh proses, mulai dari pengadaan bahan baku, pengolahan, hingga distribusi. Pengaturan jam kerja tim, kesiapan logistik, serta pemantauan pengiriman menjadi bagian dari tanggung jawab manajerial yang perlu dijalankan secara konsisten.

BGN juga mendorong adanya pengawasan distribusi dan pendokumentasian proses produksi hingga pengiriman sebagai bagian dari sistem pengendalian mutu.

Dalam konteks nasional, pemerintah diketahui pernah mengambil langkah tegas terhadap dapur MBG di berbagai daerah yang secara resmi terbukti tidak memenuhi ketentuan operasional yang berlaku.

Kritik Publik dan Kompleksitas Pelaksanaan
Kritik terhadap keterlambatan distribusi MBG merupakan bentuk perhatian publik yang wajar, mengingat program ini berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan gizi siswa.

Di sisi lain, operasional dapur skala besar memang melibatkan rantai kerja yang kompleks, mulai dari perencanaan bahan baku, proses produksi massal, pemorsian, hingga distribusi ke banyak sekolah dalam waktu yang bersamaan.

Karena itu, keterlambatan distribusi dapat menjadi indikasi adanya celah sistemik yang perlu dievaluasi, seperti:

perencanaan bahan dan produksi,
manajemen waktu pengolahan,
kapasitas tenaga dan peralatan dapur,
koordinasi logistik distribusi,
serta disiplin waktu pengiriman.

Pertanyaan Publik yang Mengemuka
Kasus di Rubaru menjadi pengingat bahwa keberhasilan program MBG tidak ditentukan oleh peluncuran atau seremoni penyaluran semata, melainkan oleh efektivitas sistem dapur sebagai titik awal rantai layanan.

Apabila distribusi yang secara normatif ditargetkan pada pagi hari justru terjadi mendekati siang, maka pertanyaanp publik menjadi sulit dihindari:

Apakah kondisi tersebut merupakan kendala teknis sementara,
atau menandakan perlunya evaluasi lebih mendalam terhadap kesiapan sistem operasional?

Pertanyaan ini tidak dimaksudkan sebagai kesimpulan atas adanya pelanggaran, melainkan sebagai dorongan agar evaluasi dilakukan secara terbuka dan proporsional.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola dapur SPPG Karang Nangka Rubaru maupun Yayasan Nurul Karomah terkait keterlambatan distribusi tersebut. Redaksi masih membuka ruang bagi pihak pengelola untuk menyampaikan penjelasan sebagai bagian dari prinsip keberimbangan pemberitaan.

Penulis : Riel

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Sumenep

Berita Terkait

Kunjungan Kanwil Kemenag Jatim Perkuat Sinergi dengan Makhad Islam Kontemporer Sarina
Rehabilitasi MTs Darul Ulum Bugeman Disorot, Minim Siswa namun Anggaran Jalan.
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan Minta Pemerintah Hati-hati Alokasi Rp 306 T dari Penghematan
Polri Dukung Ketahanan Pangan dengan Cara Ini
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas Berencana Tertibkan Notaris yang Saling Berbagi Akun
Bertajuk ‘Indonesia Gelap’, Mahasiswa Demo Tolak Revisi UU TNI, Polri & Kejaksaan
Demontrasi Tolak Makan Gratis Di Papua Sempat Ricuh
The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:04 WIB

Distribusi MBG Rubaru Disorot Sistem Dapur SPPG Bunbarat Dipertanyakan.

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:51 WIB

Kunjungan Kanwil Kemenag Jatim Perkuat Sinergi dengan Makhad Islam Kontemporer Sarina

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:19 WIB

Rehabilitasi MTs Darul Ulum Bugeman Disorot, Minim Siswa namun Anggaran Jalan.

Rabu, 19 Februari 2025 - 06:51 WIB

Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan Minta Pemerintah Hati-hati Alokasi Rp 306 T dari Penghematan

Senin, 17 Februari 2025 - 19:39 WIB

Polri Dukung Ketahanan Pangan dengan Cara Ini

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Kriminalisasi Polsek Kangean Berlanjut Kepada Ustad Suhriyanto

Kamis, 21 Agu 2025 - 19:06 WIB

HUKUM & KRIMINAL

Sulaisi, Kuasa Hukum Waris Jadi Sorotan Massa, Diduga Mengkaburkan Kasus

Jumat, 18 Jul 2025 - 17:53 WIB